Blog Indah Zai
Kamis, 19 November 2015
TUGAS GEREJA YANG BERSAKSI DAN MELAYANI
Gereja Katolik merumuskan Gereja sebagai “himpunan
orang-orang
yang digerakkan untuk berkumpul oleh Firman Allah, yakni, berhimpun bersama
untuk membentuk Umat Allah dan yang diberi santapan dengan Tubuh kristus,
menjadi Tubuh Kristus.Existensi himpunan Umat Allah ini diwujudkan
(secara lokal) dalam hidup berparoki. Di menghadirkan
dan membangun persekutuan (Koinonia), memajukan karya cinta kasih/pelayanan
(Diakonia) dan memberi kesaksian sebagai murid-murid Tuhan Yesus Kristus
(Martyria).
Pokok bahasan ini berturut-turut akan membahas tentang tugas-tugas Gereja
yaitu:
a. Tugas gereja
yang Bersaksi (Martyria)
b. Tugas gereja
yang Melayani (Diakonia)
Tugas Kesaksian
Setiap orang yang mengaku Yesus sebagai Juruselamatnya, maka panggilan
untuknya adalah menjadi saksi. Setiap orang percaya harus mengetahui tugas ini.
Namun tidak jarang kita temukan masih banyak orang Katolik yang masih takut
bersaksi. Mengapa takut bersaksi? Apabila kita pergi ke pengadilan, jika ada
seorang
saksi yang takut bersaksi maka kemungkinan besar bahwa kesaksiannya itu bohong
atau tidak benar. Kemungkinan lain adalah saksi tersebut sedang diintimidasi,
ditekan,
diancam dan sebagainya, sehingga ia takut. Namun bagi kita orang Kristiani,
kita harus
berani bersaksi tentang Kritus sebagai Tuhan dan juruselamat kita. Injil Mateus
28
ayat 18 menegaskan : “Yesus telah menerima segala kuasa baik di sorga dan di
bumi”
Artinya bahwa, Yesus berkuasa atas segala-galanya. Biasanya di pengadilan,
seorang
saksi dihadirkan tugasnya untuk menceritakan dengan jujur dan benar apa yang
diketahuinya saja. Ia tidak perlu membela diri, berdebat atau berusaha
meyakinkan
orang lain. Orang lain mau percaya atau tidak, bukan masalah yang penting saksi
tersebut telah menceritakan dengan jujur dan benar. Ketidakpercayaan seseorang
tidak akan mengubah kebenaran menjadi salah. Sedangkan untuk membela ada tugas
orang lain lagi, yang kita sebut dengan pengacara atau pembela. Orang ini
dibekali
berbagai ilmu dan ahli untuk membela kliennya. Konteksnya kita sebagai orang
yang
percaya kepada Yesus, kalau kita diminta menjadi saksi artinya; kita mesti
ceritakan
apa saja yang kita alami bersama Yesus.
Injil pertama-tama diwartakan dengan kesaksian, yakni diwartakan dengan, kata-
kata, tingkah laku dan perbuatan. Gereja juga mewartakan Injil kepada dunia
dengan
kesaksian hidupnya yang setia kepada Tuhan Yesus. Para murid Yesus dipanggil
supaya mereka menjadi saksi-Nya mulai dari Yerusalem yang kemudian berkembang
ke seluruh Yudea dan Samaria, bahkan sampai ke ujung bumi (bdk. Kis 1:8).
Menjadi
saksi Yesus Kristus pun ada konsekuensinya, mulai dari penolakan hingga tindakan
kekerasan. Stefanus adalah orang pertama yang mengalami penyesahan dan kemudian
diakhiri hidupnya oleh kaum Yahudi secara mengenaskan(bdk. Kis 7:51-8:1a).
Pada pembelajaran ini para peserta didik dibimbing untuk memahami makna
menjadi saksi Yesus Kristus dalam hidupnya. Pewartaan dalam bentuk kesaksian
hidup mungkin sangat relevan bagi kita di Indonesia. Kita hidup di tengah
bangsa
yang sangat majemuk dalam kepercayaan dan budayanya. Pewartaan verbal mungkin
kurang simpatik dibandingkan dengan pewartaan lewat dialog, termasuk dialog
hidup, di mana kita mewartakan iman kita melalui kesaksian hidup kita. Kita
dapat
menunjukkan hidup yang penuh kasih dan persaudaraan di tengah situasi yang
sarat dengan permusuhan, kekerasan, dan terror. Kita dapat menunjukkan hidup
yang bersemangat solider di tengah suasana hidup yang serakah dan korup karena
didorong oleh nafsu kepentingan diri atau golongan.
Tugas Melayani
Dalam hidup sehari-hari telinga kita akrab mendengar kata pelayan dan melayani.
Dalam dunia pemerintahan negara, semua aparat negara bahkan disebut sebagai
pelayan masyarakat. Namun dalam kenyataan, kita menjumpai banyak aparat negara
berperilaku sebaliknya yaitu ingin selalu dilayani sebagai tuan-tuan, atau
sebagi
bos. Perilaku seperti ini tentu bertentangan dengan sumpah jabatan mereka
sebagai
pelayan atau abdi masyarakat.
Gereja (Umat Allah) dipanggil untuk melayani manusia, seluruh umat manusia.
“Melayani” adalah kata penting dalam ajaran Yesus. Pada Malam Perjamuan
Terakhir,
Yesus membasuh kaki para murid-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa para pengikut
Yesus harus merendahkan diri dan rela menjadi pelayan bagi sesamanya. Jika
orang
ingin menjadi terkemuka, ia harus rela menjadi pelayan. Yesus sendiri
menegaskan:
“Anak manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani” (Mrk 10:
45). Itulah sikap yang diharapkan oleh Yesus terhadap murid-murid-Nya.Gereja
mempunyai tanggung jawab untuk melayani manusia. Dasar pengabdian Gereja
adalah imannya akan Kristus. Barangsiapa menyatakan diri murid Kristus, “ia
wajib
hidup seperti Kristus” (1Yoh 2: 6). Kristus yang “mengambil rupa seorang hamba”
(Flp 2: 7) tidak ada artinya jika murid-murid-Nya mengambil rupa seorang
penguasa.
Melayani berarti mengikuti jejak Kristus.
Melalui pelajaran ini, para peserta didik dibimbing untuk menyadari panggilan
sebagai pengikut Kristus untuk menjadi pelayan bagi sesamanya.
Marturia
(Bersaksi)
Marturia (dari bahasa Yunani: martyria) adalah salah satu istilah yang
dipakai gereja dalam melakukan aktivitas imannya, sebagai tugas
panggilan gereja, yaitu dalam hal kesaksian iman. Kesaksian iman yang dimaksud adalah pemberitaan Injil sebagai berita keselamatan bagi manusia. Marturia biasanya disandingkan
dengan tugas gereja yang lain, yaitu koinonia yang berarti persekutuan dan diakonia atau pelayanan.
Kata "marturia" sendiri sangat dekat dengan
kata "martir" (dalam bahasa Arab: "syahid"), yaitu orang-orang yang mati karena
memberitakan Injil pada zaman sesudah Yesus Kristus.[1] Memang banyak orang Kristen perdana yang harus mengalami penganiayaan karena
kepercayaannya, dan pengorbanan ini terus berlanjut sampai sekarang. Karenanya,
istilah "marturia" dan "martir" itu banyak kali dirancukan,
dan diasosiasikan dengan para "syuhada", yaitu orang-orang Kristen
yang disiksa sampai mati karena imannya, atau para misionaris yang dibunuh dalam menjalankan tugasnya, menyampaikan
berita Injil ke tempat-tempat yang belum pernah mendengar berita
itu.
Ibadah koinonia yang berpusat atas dasar Baptisan,
Firman Tuhan dan Perjamuan Kudus bukan bertujuan hanya untuk persekutuan itu
secara eksklusif tetapi harus melahirkan komitmen untuk memberitakan dan
menyaksikan berita keselamatan kepada semua mahluk. Pemberitaan dan kesaksian
itu harus dilakukan oleh orang percaya baik secara individu maupun sebagai
persekutuan.
Kita dipanggil oleh Tuhan Yesus secara individu maupun
persekutuan untuk melaksanakan misi Tuhandi bumi ini. Yesus Kristus mati di
kayu salib – kita percaya Tuhan Allah dating ke dunia ini di dalam
AnakNya Yesus Kristus yang telah mati untuk menyelamatkan kita dan dunia ini.
Oleh sebab itu tugas pemberitaan (marturia) itu harus dilakukan oleh
persekutuan gereja baik individu maupun persekutuan masing-masing. Setiap orang
sadar akan kemuridannya (discipleship) dalam perjalanan hidupnya. Sekali kita
menyadari hal itu maka kita harus memiliki komitmen dan kesetiaan sebagai murid
Yesus Kristus. Dengan kesadaran sedemikian persekutuan menjadi alat yang kuat
untuk mengkominikasikan berita keselamatan Kristus.
Diakonia
(Melayani)
Pemberitaan dan kesaksian itu tidaklah selalu
dilaksanakan dengan kata-kata tetapi juga dengan perbuatan atau pelayanan
diakonia. Perlu kita ingat, ada kalanya suara perbuatan lebih nyaring gaungnya
dari pada perkataan. Dengan tindakan maka Injil juga dapat diberitakan dan di
dengar oleh orang-orang tuli.
Barangkali di suatu konteks tertentu gereja sulit
melakukan pemberitaan firman Tuhan (khotbah) karena peraturan-peraturan Negara
terkait, dengan tujuan membungkam gereja akan berita keselamatan itu. Akan
tetapi dengan pelayanan diakonia gereja tidak dapat dibungkam sebab persekutuan
koinonia memiliki seluruh berkat dalam kehidupannya yang dapat dibagi kepada
orang lain dalam nam Yesus Kristus.
Perkataan, kehidupan dan tindakan diakonia yang kita
berikan kepada orang lain atas nama Tuhan Yesus Kristus adalah juga marturia.
Maka dari itu, diakonia adalah bagian integral dari misi Gereja. Marturia dan
diakonia adalah dua sisi dari mata uang yang sama dan merupakan misi gereja
yang mendasar.
Pelayanan diakonia sering dipahami hanya sebatas
konsep caritas, membantu para janda, yatim piatu, fakit miskin demi
kesejahteraannya. Sebenarnya, gereja dalam pelayan diakonia harus mencakup :
pelayanan diakonia mencakup upaya pemahaman akar penyebab keprihatinan social
sekaligus mengembangkan prakarsa pemberdayaan masyarakat untuk memenuhi
kebutuhan hidup yang layak.
Hanya dengan pemahaman pelayanan diakonia sedemikian gereja dapat berfungsi
sebagai agen transformasi ditengah masyarakat sebagai pewujudan karya
keselamatan Yesus Kristus. G III.
Penutup
Demikianlah secara umum mengenai Tugas Panggilan
Gereja. Semoga Paper sederhana ini berguna memotivasi kita untuk lebih
mendalami hakekat tugas Panggilan kita dalam melayaniNya melalui Pelayanan
Kategorial di jemaat-jemaat-Nya. Tuhan
Memberkati.
ereja menjadi garam dan terang dunia.
Minggu, 15 November 2015
My blog
Cara Membuat Blog Gratis di
Blogspot Terbaru
Banyak cara meraih keuntungan melalui internet. Selain mendapatkan berbagai informasih, di internet kita dapat meraih uang yaitu dengan sebuah blog Belajar cara membuat blog gratis di blogspot sendiri tidaklah sulit, apalagi dengan menggunakan blogger, dengan beberapa langkah saja blog anda sudah bisa jadi dan langsung online. Tapi bukan cuma itu yang akan dijelaskan oleh indahzaiblog21.blogspot.com di sini, karena segala hal yang menyangkut pengaturan atau settingnya juga akan diterangkan prosesnya secara detail sehingga nantinya tampilannya bukan hanya keren dan menarik saja, tapi juga mesin pencari akan mudah . Ini penting karena yang namanya artikel baru bisa dikatakan bagus kalau bukan hanya bahan, materi dan tulisannya yang berbobot, tapi juga ia bisa ditemukan di halaman pertama Google ketika orang mengetikkan kata kunci tertentu mengenai pembahasannya.
Oke! langsung saja tanpa basa-basi mari kita mempelajari cara membuat blog di internet ^.^1. Buat Email Gmail terlebih dahulu.
a. Buka http://gmail.com
b. Klik Create An Account di bawah form login.
Anda akan masuk ke halaman pengisian data, silahkan isi formulir pendaftaran sesuai data pribadi anda..
Nama : Isi dengan nama depan dan nama belakang anda.
Pilih nama pengguna anda : Isikan alamat email yang anda inginkan (nama email harus belum digunakan orang lain).
Buat sandi : Isi dengan password yang anda ingikan.
Konfirmasi sandi anda : Masukkan ulang password anda.
Tanggal lahir : Silahkan isi dengan tanggal lahir anda.
Gender : Pilih jenis kelamin anda.
Ponsel : Isikan dengan nomor telepon anda.
Alamat email anda saat ini : Masukkan alamat email lain (masukkan jika ada). Bisa anda kosongi.
Lokasi : Isi dengan lokasi negara tempat anda tinggal.
Centang dua persyaratan dari google tersebut...
Klik tombol LANGKAH BERIKUTNYA.
kemudian ikuti tata cara pengisian selanjutnya seperti diatas. Email mu pun siap!!! ^.^
2. Masuk ke www.blogger.com
Setelah membuka alamat website resminya di atas maka anda akan melihat tampilan dari halaman Blogger.com (jadi saat masuk yang diketik adalah blogger.com, tapi setelah jadi bagian akhir alamatnya adalah blogspot.com) Silahkan isi datanya dengan alamat email dan kata sandi email yang telah kamu buat sebelumnya, lalu klik ‘Masuk’ :
3. Mulai bikin blog baru
Setelah login selanjutnya kamu akan diarahkan ke halaman seperti yang tertera di bawah, silahkan klik tombol di sebelah kiri yang bertuliskan “Blog Baru”.
4. Beri Nama dan Pilih Alamat
Selanjutnya akan muncul halaman kecil yang mana terdapat 4 langkah singkat pembuatan blog di dalamnya, yaitu:
Penjelasan:
Judul – isilah nama judul blog yang kamu inginkan.
Alamat – isilah alamat blog mu yang tidak pernah di buat orang. Jika sudah dipesan orang maka akan terlihat tanda seru (!) berwarna kuning seperti yang terlihat pada gambar atau kalau belum ada yang gunakan sama sekali maka akan tampak tanda benar atau centang berwarna biru. Jika sudah begitu lanjutkan ke step berikutnya.
Template – Tampilan beberapa gambar yang terlihat ini adalah bentuk tampilan blogmu nantinya.
Klik ‘Buat Blog’ – Ini untuk men-save nama dan tampilan yang sudah dipilih dan blog gratisan sederhana anda pun telah jadi dan siap diisi berbagai artikel maupun penawaran bisnis di dalamnya.
kemudian kreasikan isi blog mu sesuai keinginanmu.Taraaa.... blogmu pun telah siap di share ke dunia internet.
By: indah zai
Jumat, 06 November 2015
my story
^.SURPRISE FOR YOU.^
Matahari memaparkan cahayanya di pagi hari, Marsya membuka jendela rumahnya untuk mendapatkan udara segar.
"wuahhhh....., segarnya."
Marsya adalah seorang gadis manis yang memiliki nama lengkap Nadia Marsya. Angin sepoi seakan mengelus-elus rambut panjangnya. Ia seperti di manjakan oleh sentuhan angin di pagi hari.
Sejak SMP Marsya di beasiswakan karena kepintaraanya. selain pintar dia merupakan putri pemilik perusahaan teknologi di kotanya. Namun, karena berbagai alasan, ia memilih untuk memisahkan diri dari keluarganya.
"Hei! gadis jelek, ngapain lu ngelamun di pagi-pagi gini. Nanti kesambut setan lho...???" Tampak seorang pemuda mengusikinya.
"Hei! lu tuh yang kesambet setan, baru pagi-pagi sudah ngajak ribut, entar ku lemparin sandal baru tau rasa." Gemesnya.
" Wekkkk :p Lu kayak Nenek tua, marah-marah... mending gua cabut...!!!"
"He! lu ya...!!!! kurang kerjaan aja."
Dia adalah Jordan, kakak kelasnya. Mereka selalu bertengkar dan tidak akur. Jordan sebenarnya tampan, keren dan pintar. Namun, satu hal yang tidak disukai Marsya dari dirinya yaitu sifatnya yang sombong dan kadang angkuh sendiri.
"Ha..!Ha...!Ha....!" Marsya spontan tertawa mengingat sesuatu. ia teringat ketika ia baru pertama masuk sekolah di SMP SW. harapan bangsa. Ia pernah di MOS oleh Jordan sebagai panitia MOS. Satu hal moment yang paling berkesan di benaknya ialah ketika Jordan menyuruhnya untuk menembak seseorang dan membuat sebuah surat cinta untuk kakak kelasnya. Tidak hanya itu, Ia juga menyuruh Marsya membacakan surat cinta itu melalui microphone sekolah. Awalnya Marsya tidak mau melakukan itu karena malu, namun ia tidak mau kalah, ia mempunyai rencana agar Jordan kena batunya sendiri dari kejahilannya itu.
Marsya pun bersedia menerima tantangan itu untuk membacakan surat cintanya melalui microphone di depan semua orang.
" Surat ku ini saya sampaikan untuk Kak Jordan, dan saya mohon perhatian dari si penerima surat ini."
"cie...cie..cie.. suit! suit!" Teriak semua siswa.
" Tidak usah ge'er dulu" Pikirnya...
" Ekhm! ekhm!" ia menyiapkan ancang-ancang...
"Ketika ku pertama melihat mu, aku langsung terjatuh hati karena wajahmu mirip dengan Pet kesayanganku dirumah yang lucu dan menggemaskan. Harummu memikat perhatianku karena baumu mengingatkan aku dengan makanan kesukaanku Pete dan jengkol. Tidak bisa ku bayangkan engkau sungguh tampan saat ini memerhatikanku dengan wajah merah dan geram bagaikan pantat ayam......" Sebagian isi dari surat itu."
"ha...!ha...! ha...!" sungguh memalukan, semua siswa tertawa terbahak-bahak mendengarkan isi surat itu dan begitupun dengan Marsya yang terus tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutnya karena tidak bisa menahan kelucuan itu.
Namun, mulai dari kejadian itu Jordan sering mengusiki Marsya. Namun ia tidak mau kalah, prinsipnya balas kejahatan dengan kejahatan. "siapa yang mulai dan ia yang harus mengakhiri" cetusnya. Namun itu hanya berlaku kepada Jordan dan bukan orang lain.
* * * * * * * * * * *
Pengen tahu cerita selanjutnya...... apakah mereka akan selalu bertengkar dan mengusiki satu sama lain. makanya saksikan terus kelanjutan ceritanya di blog berikutnya.... daahhhhhhh!!!! :*
"Hei! gadis jelek, ngapain lu ngelamun di pagi-pagi gini. Nanti kesambut setan lho...???" Tampak seorang pemuda mengusikinya.
"Hei! lu tuh yang kesambet setan, baru pagi-pagi sudah ngajak ribut, entar ku lemparin sandal baru tau rasa." Gemesnya.
" Wekkkk :p Lu kayak Nenek tua, marah-marah... mending gua cabut...!!!"
"He! lu ya...!!!! kurang kerjaan aja."
Dia adalah Jordan, kakak kelasnya. Mereka selalu bertengkar dan tidak akur. Jordan sebenarnya tampan, keren dan pintar. Namun, satu hal yang tidak disukai Marsya dari dirinya yaitu sifatnya yang sombong dan kadang angkuh sendiri.
"Ha..!Ha...!Ha....!" Marsya spontan tertawa mengingat sesuatu. ia teringat ketika ia baru pertama masuk sekolah di SMP SW. harapan bangsa. Ia pernah di MOS oleh Jordan sebagai panitia MOS. Satu hal moment yang paling berkesan di benaknya ialah ketika Jordan menyuruhnya untuk menembak seseorang dan membuat sebuah surat cinta untuk kakak kelasnya. Tidak hanya itu, Ia juga menyuruh Marsya membacakan surat cinta itu melalui microphone sekolah. Awalnya Marsya tidak mau melakukan itu karena malu, namun ia tidak mau kalah, ia mempunyai rencana agar Jordan kena batunya sendiri dari kejahilannya itu.
Marsya pun bersedia menerima tantangan itu untuk membacakan surat cintanya melalui microphone di depan semua orang.
" Surat ku ini saya sampaikan untuk Kak Jordan, dan saya mohon perhatian dari si penerima surat ini."
"cie...cie..cie.. suit! suit!" Teriak semua siswa.
" Tidak usah ge'er dulu" Pikirnya...
" Ekhm! ekhm!" ia menyiapkan ancang-ancang...
"Ketika ku pertama melihat mu, aku langsung terjatuh hati karena wajahmu mirip dengan Pet kesayanganku dirumah yang lucu dan menggemaskan. Harummu memikat perhatianku karena baumu mengingatkan aku dengan makanan kesukaanku Pete dan jengkol. Tidak bisa ku bayangkan engkau sungguh tampan saat ini memerhatikanku dengan wajah merah dan geram bagaikan pantat ayam......" Sebagian isi dari surat itu."
"ha...!ha...! ha...!" sungguh memalukan, semua siswa tertawa terbahak-bahak mendengarkan isi surat itu dan begitupun dengan Marsya yang terus tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutnya karena tidak bisa menahan kelucuan itu.
Namun, mulai dari kejadian itu Jordan sering mengusiki Marsya. Namun ia tidak mau kalah, prinsipnya balas kejahatan dengan kejahatan. "siapa yang mulai dan ia yang harus mengakhiri" cetusnya. Namun itu hanya berlaku kepada Jordan dan bukan orang lain.
* * * * * * * * * * *
Pengen tahu cerita selanjutnya...... apakah mereka akan selalu bertengkar dan mengusiki satu sama lain. makanya saksikan terus kelanjutan ceritanya di blog berikutnya.... daahhhhhhh!!!! :*
Langganan:
Postingan (Atom)

